Senin, 09 April 2012

MINUMAN SMOOTHIE JAMBU BIJI

Smoothie Jambu Biji ini mempunyai kandungan gizi yang cukup banyak, diantaranya : Energi 103.8 kkal, Karbohidrat 2.45 g, Protein 7.2 g dan Lemak 10.3 g.





Bahan Smoothie Jambu Biji :
  • Jambu Biji merah, 150 gram
  • Susu Cair, 100 ml
  • Madu, 1/2 sendok makan
  • Es Batu, 100 gram
Cara membuat Smoothie Jambu Biji :
  1. Campur semua bahan, haluskan dengan juicer.
  2. Tuang dalam gelas saji, sajikan.
Untuk 1 gelas
 CUPCAKE COKLAT

  • 4 butir telur
  • 100 gram gula pasir
  • ½ sendok teh garam
  • ½ sendok makan emulsifier (SP/TBM)
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 30 gram cokelat bubuk
  • ½ sendok teh bawking powder
  • 30 gram minyak goreng
  • 50 ml susu cair
  • ½ sendok teh cokelat pasta
Bahan Isi Cupcake:
  • 75 gram selai dark cherry
Bahan Hiasan Cupcake:
  • 100 gram buttercream
  • 100 gram cokelat masak pekat, serut

  1. Cake: kocok telur, gula pasir, garam, dan emulsifier sampai mengembang. Masukkan terigu terigu, cokelat bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
  2. Masukkan campuran minyak goring, susu cair, dan cokelat pasta sedikit- sedikit sambil diaduk perlahan.
  3. Tuang di cup muffin pendek lebar yang dialas cup kertas emas.
  4. Kukus 12 menit di atas api sedang sampai matang.
  5. Belah atas cake putus.
  6. Oleskan selai dark cherry, tangkupkan lagi potongan cake.
  7. Oles atasnya dengan buttercream dan taburkan cokelat serut.

Senin, 12 Maret 2012

...apa salah cinta...

kita yang pernah patah hati
anggap cinta itu air mata
cinta juga sebuah duka
kadang timbul rasa trauma

mungkin itu kata yang terucap
saat emosi jadi pemeran utama
saat diri ini bukan seperti diri sendiri
saat kekecewaan kuat menghujam diri

apa salah cinta?
sehingga beberapa insan membencinya
kadang juga menyalah gunakannya
saat akal di perbudak nafsu dan amarah

cinta itu tak bersalah
cinta itu menyatukan sebuah perbedaan
menyempurnakan kekurangan yang ada
dan cinta itu anugerah terindah
Rindu
aku disini terpasung diri
Sepi tak ada kau disisi
Hanya kenangan yg selalu menemani
Menjadi obat saat rindu menyapa hati
Angan menerawang jauh
Menembus remang gelap malam
Sekilas ku lihat bayangmu
Melambai memanggilku
Aku berlari mengejarnya
Ternyata hanya ilusiku saja
Maya yang tidak nyata
Sirna saat ku coba menyentuhnya..
Oh kasih..
Hadirlah sejenak malam ini
Temui aku di alam mimpi
Untuk melebur rindu yg melanda hatiku..

Senin, 19 Desember 2011

KESIMPULAN

Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu nilai yang berbeda dengan mencurahkan waktu dan upaya yang diperlukan, memikul risiko-risiko finansial, psikis dan sosial yang menyertai, serta menerima penghargaan /imbalan moneter dan kepuasan pribadi.

Di dalam kewirausahaan mencakup beberapa hal yg penting yaitu:
1. kewirausahaan
2. Ruang lingkup, proses terbentuknya kwirausahaan
3. Ide dan peluang dalam berwirausaha,strategi memasuki usaha baru pengembangan
4. Kreatif dan inovasi
5. Manajemen pemasaran
6. Manajemen keuangan
7. Manajemen sumber daya manusia
8. Pembuatan proposal dan studi kelayakan
9. Mempertahankan jiwa kewirausahaan
10. Etika bisnis dan kewirausahaan



Minggu, 18 Desember 2011

Etika bisnis dan kewirausahaan


Etika bisnis merupakan etika terapan. Etika bisnis merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan rerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.Etika dan Bisnis, mendeskripsikan etika bisnis secar umum dan menjelaskan orientasi umum terhadap bisnis, dan mendeskripsikan beberapa pendekatan khusus terhadap etika bisnis, yang secara bersama-sama menyediakan dasar untuk menganalisis masalah-masalah etis dalam bisnis.
Mempertahankan Jiwa Kewirausahaan

A.      Terminologi Kewirausahaan (Intrapreneurship)

Beberapa tahun belakangan ini topik intrapreneurship semakin popular. Dari sekian banyak masih ada kekeliruan dalam memahami konsep yang mendasari intrapreneurship tersebut. Kebanyakan definisi yang ada menyebutkan bahwa intrapreneurship tidak lepas dari aktivitas-aktivitas entrepreneurial yang sesuai dengan persetujuan organisasi dan komitmen sumber daya untuk tujuan inovatif. Pada dasarnya pokok tujuan intrapreneurship adalah mengembangkan semangat entrepreneurial dalam ikatan organisasi, sekaligus menciptakan iklim guna tercapainya kesejahteraan.

Intrapreneur
Seorang entrepreneur di dalam sebuah organisasi yang telah ada. Biasanya dilakukan karena organisasi tersebut telah tumbuh besar dan kurang fleksibel.

Intrapreneurship
Kebiasaan mengembangkan bisnis baru di dalam struktur organisasi yang ada (Stoner, 1995)

Entrepreneur
Orang yang berusaha mendirikan usaha baru/organisasi baru


B.      Kebutuhan Akan Sifat Kewirausahaan Dalam Organisasi
Banyak perusahaan menyadari akan pentingnya sifat kewirausahaan dalam organisasinya (Peter dan Waterman dalam bukunya A Passion of Excellence).

Kebutuhan akan kewirausahaan semakin meningkat dikarenakan munculnya permasalahan seperti :
  1. Semakin banyak pesaing yang mempunyai keunggulan
  2. Ketidakpercayaan akan metode-metode tradisional dalam manajemen
  3. Banyak SDM berpotensi hengkang dan lebih memilih menjadi wirausaha


C.      Hambatan-Hambatan Yang  Terjadi
Hambatan-hambatan yang biasanya dialami oleh perusahaan adalah tidak efektifnya penerapan teknik tradisional manajemen pada pengembangan suatu bidang baru. Pemahaman tentang hambatan-hambatan tersebut merupakan hal yang penting dalam membantu perkembangan kewirausahaan perusahaan mengingat hal tersebut merupakan kunci dasar penumbuhan iklim inovasi.

Faktor-faktor yang mendukung utuk tercapainya keberhasilan inovasi-inovasi menurut James Brian Quinn (1995) adalah :
  1. Iklim inovasi dan visi
  2. Orientasi pasar
  3. Organisasi yang tetap datar dan kecil
  4. Proses belajar interaktif





D.      Elemen-Elemen Spesifik Strategi Intrapreneurial Korporat
Dalam upaya untuk menciptakan strategi intrapreneurial, perusahaan harus memperhatikan pertimbangan-pertimbangan berikut ini :
  1. Perusahaan yang mempromosikan pertumbuhan pegawai akan dapat merekrut orang-orang yang memiliki kemampuan terbaik.
  2. Tantangan di era tahun 2000-an ini adalah pelatihan kembali para manajer untuk menjadi guru, pelatih dan mentor.
  3. Orang-orang dengan kemampuan terbaiknya mencari perusahaan terbaik yang menyediakan program bonus.
  4. Wewenang manajemen akan degantikan oleh suatu jaringan, dicirikan oleh koordinasi dan dukungan horizontal.
  5. Intrapreneurship dalam korporasi memperbolehkan seorang pegawai.
  6. Mendapatkan kepuasan dari pengembangan ide-idenya tanpa resiko meninggalkan perusahaan.
  7. Perusahaan-perusahaan besar mengambil pelajaran dari bisnis kecil dan belajar bagaimana bisa fleksibel, mendorong inovasi, serta membakar semangat pegawainya.

Menurut John W. Alexander (1989) untuk mendukung strategi intrapreneurial ini, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan :
  1. Penngembangan visi
  2. Dorongan inovasi
  3. Penstrukturan suatu iklim intrapreneurial
  4. Pengembangan tim usaha

Ada satu cara bagi perusahaan untuk mengembangkan iklim intrapreneurial, yakni melalui program Intrapreneurship Training Program (ITP). Program tersebut dirancang untuk melatih para peserta untuk mendukung intrapreneurship dalam lingkup pekerjaan masing-masing. Program ini mencakup :
  • Pengenalan
  • Kreativitas individu
  • Intrapreneuring
  • Penilaian budaya yang ada saat ini
  • Perencanaan bisnis
  • Perencanaan tindakan


E.       Penghapusan Mitos Tentang Intrapreneurial
Ada kesamaan mendasar antara entrepreneur dengan intrapreneur. Akibatnya mitos-mitos keliru tentang entrepreneur menulari juga intrapreneur.

·         Mitos : motivasi utama dari seorang entrepreneur (intrapreneur) adalah keinginan untuk kemakmuran, karenanya uang adalah tujuan utama.

Kenyataan : motivasi utama dari entrepreneur (intrapreneur) adalah proses inovasi : kebebasan dan kemampuan adalah motivasi utama, uang hanya sebuah alat dan symbol kesuksesan.



·         Mitos : entrepreneur adalah pengambil resiko tinggi – mereka adalah penjudi yang memainkan taruhan besar.

Kenyataan : wirausaha adalah seorang yang realistis dengan mengambil resiko menengah. Karena ia memperhitungkan resiko yang dihadapi.